Tahap selanjutnya, para peneliti mengumpulkan lebih banyak data untuk memahami bagaimana nama gajah dibentuk dan digunakan.

Para ahli kognisi hewan percaya pemberian nama menunjukkan tingkat kecerdasan yang tinggi. Caitlin O’Connell-Rodwell, seorang peneliti di Harvard Medical School dengan pengalaman tiga puluh tahun mempelajari gajah, melihat hasil temuan ini merupakan bukti kemampuan gajah untuk membayangkan dan berbicara dengan gajah lain meskipun mereka tidak dapat melihatnya.

Baca Juga: Hewan Ini Ternyata Bisa Hasilkan Uang hingga Miliaran Rupiah

Pardo, yang kini menjadi mahasiswa pasca doktoral di Universitas Cornell, menekankan penemuan ini menggarisbawahi pentingnya hubungan sosial gajah.

Dia berpendapat gajah hanya perlu mempelajari nama satu sama lain jika mereka benar-benar peduli dan perlu berinteraksi.