“Sedangkan untuk tenaga kesehatan PPPK paruh waktu itu dari dana kapitasi,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tengah melakukan verifikasi data dan berkas administrasi PPPK paruh waktu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan data peserta dan mencegah terjadinya manipulasi dokumen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami validasi data dulu dan menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Dari sisi pelaksanaan seleksi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Tengah menyebutkan bahwa ada ribuan tenaga honorer yang telah lulus administrasi.

Kepala BKPSDM Lombok Tengah, Lalu Wardihan, menyebut total sebanyak 4.591 tenaga honorer dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk menjadi PPPK paruh waktu 2025.