Maraga juga mengungkapkan alasan dirinya memilih jalur tersebut sebagai pekerjaan sampingan. Ia menjelaskan bahwa gajinya sebagai guru yang berkisar 1.200 euro per bulan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Itulah sebabnya saya sudah mempertimbangkan karier lain. Saya tahu teman-teman yang berpenghasilan sangat baik. Saya hanya berpikir bahwa saya bangga dengan hasil fisik yang telah saya capai dan saya suka memamerkannya," katanya kepada media Italia, seperti dikutip dari Sindonews, Minggu (23/3/2025).
Baca Juga: Kronologi 6 WNI Jemaah Umrah Tewas Kecelakaan di Arab Saudi, Bus Terbalik dan Terbakar
Maraga memiliki latar belakang akademik dalam Ilmu Pendidikan dan telah mengajar di sekolah Katolik selama lima tahun.
Meskipun mengaku menikmati pekerjaannya sebagai guru, ia menyatakan bahwa penghasilannya di internet jauh lebih besar dibandingkan gajinya sebagai pengajar.
