KENDARI, TELISIK.ID - Petugas Pemulasaraan jenazah pasien COVID-19 di RSU Bahteramas Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sempat mogok kerja.

Hal itu diduga karena insentif yang dibayarkan, tidak sebanding dengan resiko pekerjaan mereka. Dimana, tugas mereka mengurusi jenazah pasien COVID-19 dari rumah sakit hingga ke tempat penguburan.

Seorang perawat pasien COVID-19 di RS Bahteramas saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi mogok dari petugas pemulasaraan jenazah.

"Oh ia kemarin, Minggu (1/8/2021), mereka protes karena insentif yang mereka terima tidak sesuai dengan yang mereka inginkan," katanya yang enggan menyebutkan namanya, Senin (2/8/2021).

Kendati demikian, ia melanjutkan, petugas pemulasaraan jenazah COVID-19 hari ini sudah kembali bekerja.