Samsung mengklaim performa Galaxy A18 4G meningkat sekitar 20 persen dibandingkan Galaxy A17 4G. Namun klaim ini masih diperdebatkan karena sebagian media menyebut angka sekitar 30 persen, dan satu media menuliskan jenis RAM LPDDR5X yang berbeda dari mayoritas sumber yang menyebut LPDDR5.
"Chipset Helio G99+ dipilih sebagai strategi Samsung Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk menyiasati kondisi belakangan ini, ketika harga ponsel makin mahal karena kelangkaan memori," kata Very Octavianus dari Samsung Electronics Indonesia.
"RAM LPDDR5 ini merupakan peningkatan dari LPDDR4 di A17 4G. Dengan RAM ini, transfer data bisa lebih ngebut," ujar Very Octavianus.
Kamera, Baterai, dan Ketahanan
Sektor kamera diperkuat tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50 MP autofokus berbukaan f/1.8, kamera ultrawide 5 MP f/2.4, dan kamera makro 2 MP. Ketiganya mampu merekam video hingga resolusi 1080p pada 30 frame per detik. Susunan tiga kamera itu dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan fotografi sehari-hari, dari pemandangan hingga detail objek kecil.
Untuk daya, Galaxy A18 4G dibekali baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 25W. Samsung mengklaim baterai terisi 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Dengan kecepatan isi ulang itu, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali menggunakan ponsel.
