Baca juga: Kadin Sultra Harap Anggaran PEN Bangkitkan Kembali UMKM
Khofifah lalu mencontohkan berlimpahnya dolomit yang menjadi bahan campuran pupuk sangat dibutuhkan di perkebunan khususnya kebun sawit. Di Jatim, deposit dolomit cukup besar, sementara di tiga provinsi mitra cukup banyak area kebun sawitnya. Sebaliknya, tiga provinsi mitra adalah penyuplai CPO yang diolah di Jatim.
Sehingga, sambungnya, misi dagang menjadi media yang efektif untuk meningkatkan.hubungan dagang antar provinsi dan antar wilayah.
”Hal ini turut menjadi upaya untuk penguatan perekonomian di Jawa Timur bahkan Indonesia pada umumnya. Mudah-mudahan penguatan hubungan dagang antar provinsi dan antar wilayah ini bisa menjadi pendorong pergerakan ekonomi seiring dengan pengendalian COVID-19,” tambahnya.
Sementara itu, dari data Disperindag Jatim, ada total ratusan peserta misi dagang berkesempatan mengikuti Misi Dagang Hybrid baik online maupun offline. Jatim diwakili 72 peserta, Kaltim diwakili 19 peserta, Maluku 18 peserta dan Sulawesi Utara dengan delapan pelaku usaha.
