“Tidak pernah ada pemberi yang mengklaim, semua dilakukan rakyat oleh pemerintah sejak sebelum COVID-19, PKH kemudian KIS, dan KIP,” ujar Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar dan tergabung di Koalisi Indonesia Maju pengusung Prabowo-Gibran, usai debat kelima capres di JCC.
Airlangga mengakui bahwa bansos bersumber dari uang rakyat. Dia pun tak menampik bila ada data yang belum lengkap akan diperbaiki agar semakin tepat sasaran.
Baca Juga: Debat Pamungkas Prabowo Takut Diberi Nilai Rendah, Jokowi Inginkan Tak Terjebak Hal Personal
“Jadi kalau bansos itu sepenuhnya untuk rakyat dari anggaran rakyat sehingga ini semuanya dilaksanakan sesuai dengan data yang ada. Kalau data belum lengkap itu dilengkapi lagi,” jelasnya.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, ikut menanggapi pemberian bansos yang dibahas saat debat kelima. Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini menyebut bahwa jauh lebih berbahaya bansos yang dikorupsi saat masa COVID-19.
