Ia mengaku, Jokowi yang sering dicap planga-plongo, tapi berdampak positif bagi bangsa. Masyarakat sepatutnya lebih banyak menilai hasil kerja keras yang dilakukan Jokowi.
Baca Juga: Spanduk Capres Ganjar Pranowo Dipaku ke Batang Pohon di Medan, Warga: Bisa Merusak
"Bagaimana seorang Jokowi yang dikatakan plonga plongo, badannya kurus, tidak gagah itu tiba-tiba datang ke Afganistan, Ukraina, Moscow yang masih berperang," ucapnya.
Sebab kata dia, Jokowi memiliki cita-cita untuk menumbuhkan roda perekonomin di Indonesia. Dengan cara mengandalkan produk dalam negeri untuk menekan agar tidak terjadi inflansi.
"Tiba-tiba kemudian beliau menyampaikan kemudian, ya nikel tidak akan saya ekspor, ya setelah itu bauksit setelah itu mineral yang lain dan kemudian menjadi perlawanan dari seluruh Eropa dan dengan tegaknya beliau menyelesaikan tugas itu dengan baik," ucapnya. (C)
