KENDARI, TELISIK.ID  - Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi seluruh umat. Al-Qur’an diturunkan sebagai penutup dari kitab-kitab suci sebelumnya yang pernah ada.

Sebagai seorang Muslim, wajib untuk meyakini kebenaran-kebenaran seluruh isi kandungan Al-Qur’an, sebagai wujud keimanan terhadap salah satu rukun iman, yakni iman kepada kitab-kitab Allah. Maka buruklah iman seseorang yang mengaku Muslim namun meragukan dan mendustakan ayat-ayat Al-Qur'an, karena sesungguhnya salah satu pondasi imannya telah rapuh.

Mengingkari dan mendustakan ayat-ayat Allah merupakan perbuatan dosa. Hukuman bagi orang yang mendustakan ayat-ayat Allah adalah azab yang berat nan pedih.

"Dia menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelumnya, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan. Sungguh, orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh azab yang berat. Allah Mahaperkasa lagi mempunyai hukuman.” (Q.S. Ali 'Imran: 3-4).

Melansir Republika.co.id, KH Didin Hafidhuddin menjelaskan, setidaknya terdapat empat alasan mengapa banyak orang yang mendustakan Al-Qur’an.