Alhasil mengakibatkan spesies satwa di Asia beradaptasi dengan baik untuk hidup di Kepulauan Melayu dan menggunakannya sebagai batu loncatan untuk bergerak menuju Australia, kata Skeels. Tapi "tidak demikian halnya dengan spesies Australia," tambahnya.
"Mereka berevolusi dalam iklim yang lebih dingin dan semakin kering dari waktu ke waktu dan oleh karena itu kurang berhasil mendapatkan pijakan di pulau-pulau tropis dibandingkan dengan makhluk yang bermigrasi dari Asia."
Para peneliti berharap model ini dapat digunakan di zaman modern untuk memprediksi bagaimana perubahan iklim dan apa dampak pada spesies yang hidup. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Fitrah Nugraha
