JAKARTA, TELISIK.ID - Kabar Garuda Indonesia yang akan digantikan oleh Pelita Air menjadi perhatian publik. Hal tersebut ditanggapi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Melansir Suara.com, Kementerian BUMN buka suara terkait dengan adanya kabar perubahan nama maskapai Garuda Indonesia tersebut.
Menurut Kementerian, belum ada pembicaraan terkait rencanan pergantian tersebut.
Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga mengatakan, saat ini kementerian tengah fokus untuk melakukan negosiasi utang-utang terhadap lessor-lessor.
"Soal opsi mengenai Pelita Air itu nanti lah ya. Yang utama sebenarnya adalah kita sekarang ini berusaha terus berjuang dan untuk bisa bernegosiasi dengan para lessor, pihak-pihak yang memiliki piutang dengan Garuda itu yang utama dan opsi itu yang pertama ya, kita dahulukan," ujar Arya kepada wartawan yang ditulis, Senin (25/10/2021).
