KOLAKA, TELISIK.ID - Pada debat kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Pilgub Sultra) yang berlangsung di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, setiap pasangan calon (paslon) menampilkan gaya busana yang mencerminkan identitas serta pesan yang ingin mereka sampaikan (1/11/24).
Menurut pantauan telisik.id, Paslon Ruksamin-Sjafei tampil lebih nyentrik dengan mengenakan celana hitam, baju putih, dan luaran pakaian hitam, dilengkapi dengan topi adat serta selempang sarung di badan. Mereka juga tampak memakai sandal jepit hitam.
Paslon ASR-Hugua mengenakan kemeja biru muda, warna yang kerap dipakai selama kampanye oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dipadukan dengan celana krem.
Paslon Lukman Abunawas-La Ode Ida memilih busana batik bermotif "Ake Patra," motif khas Sulawesi Tenggara yang berwarna hitam, merah, dan emas. Motif ini melambangkan pencerahan Tuhan kepada Raja. Paslon nomor 3 ini juga mengenakan penutup kepala khas dari etnis Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: Debat Kedua Pilgub Sultra: ASR Sebut Bakal Mempercepat Kemiskinan Picu Kontroversi
