Baca Juga: Ingatkan Ali Mazi Soal Neraka, Endang Dukung Perjuangan Rakyat Lalembuu Konawe Selatan
Lambatnya pembangunan tersebut, disebabkan karena keterhambatan dana. Irma mengklaim, Rp 24 miliar pihaknya gelontorkan untuk membangun gedung tersebut secara kontan tanpa mengutang sedikit pun dari pihak mana pun.
Persemian gedung tersebut diwarnai isak tangis Irma karena mengenang perjuangan pendiri yayasan STIE 66 yang juga orang tuanya yang telah tiada.
Kedepan, pengembangan STIE 66 diproyeksi akan berkembang menjadi sebuah institut. Hal ini tentu tak mudah menurut Irma, pihaknya berencana untuk menambah satu program studi lagi yang sekiranya paling dibutuhkan di Sulawesi Tenggara. (B)
Penulis: Adinda Septia Putri
