Baca juga: Demo Ricuh, Ketua Bawaslu Muna Terkena Lemparan Batu
Tak bisa dipungkiri, akibat aksi demonstrasi itu membuat perusahaannya merugi, lantaran tidak bisa memberikan pelayanan prima. Begitu juga dengan para pelanggan yang telah lewat jatuh tempo pembayaran akan dikenakan denda.
Menyoal aksi demonstrasi ricuh yang membuat pihak kepolisian menembakan gas air mata, berdampak pula pada karyawannya saat berada di kantor. Gas air mata tembus hingga ke kantornya yang membuat seluruh karyawan mengalami mata perih, sesak nafas dan batuk.
Ia berharap dinamika Pilkada segera diakhir, sehingga masyarakat dapat bekerja untuk kehidupannya.
"Begitu juga kami, akan memberikan pelayanan yang maksimal demi kemaslahatan umat," tutupnya. (B)
