MUNA, TELISIK.ID - Persaingan tidak sehat pada pelayaran kapal cepat Raha-Kendari (PP) mulai terjadi di Kabupaten Muna.
Hadirnya kapal cepat MV Puteri Anggraeni 03 membuat kapal MV Bahari 6 E milik PT Dharma Indah menurunkan harga tiket hingga 50 persen pada calon penumpang.
Penurunan harga tiket yang dilakukan sepihak dengan dalih memperingati enam tahun beroperasinya Ekpres Bahari 6 E itu, membuat kapal Puteri Anggraeni merugi. Baru empat hari berlayar, kapal cepat Puteri Anggraeni terpaksa harus berhenti melayani penumpang.
"Sudah dua hari (Senin-Selasa) kapal Puteri Anggraeni berhenti berlayar," kata La Ode Zamaludin, Petugas Kesyahabandaraan Muna, Selasa (8/6/2021).
Ia mengaku tidak mengetahui sampai kapan kapal milik PT Global itu akan mogok. Informasi dari agen penjualan tiket, mereka masih menunggu intruksi dari pimpinannya.
