Saat ia bersama rekannya-rekannya akan mengeluarkan spring bed, kobaran api semakin membesar. Mereka pun terjebak di lantai dua.
"Kita langsung lompat lewat jendela," ujarnya.
Kobaran api langsung merembet ke rumah lainnya. Tiga unit armada pemadam kebakaran (Damkar) tak mampu menjinakkan kobakaran si jago merah yang sudah membakar tiga rumah lainnya.
Baca Juga: Sederet Penghargaan yang Berhasil Diraih Bombana di Tangan Tafdil-Johan
"Api sudah sangat besar, karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu yang mudah terbakar," kata Kabid Damkar, Riktamin.
