"Sebelum hujan saya sempat bertemu dengan seorang perempuan, saat mencabut bibit cengkeh saya mendengar suara bayi. Awalnya istri saya mengira suara anjing, lama-lama suara bayi dan setelah saya cek, ternyata bayi yang dalam sarung dibungkus plastik," terangnya.

Setelah dirinya menemukan bayi tersebut, ia langsung menghubungi sekertaris desa dan selanjutnya bayi itu dilahirkan ke Puskesmas Lambai, Kecamatan Lambai untuk mendapatkan perawatan.

"Setelah ditemukan langsung dibuka plastiknya dan dibawa ke Puskesmas. Saat ditemukan bayi itu tidak pakai baju hanya dibungkus sarung terus diluarnya ada kantong plastiknya," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang perawat di Puskesmas Lambai Yuliana mejelaskan, bayi tersebut diantar ke puskesmas sekitar pukul 15.00 Wita dalam keadaan sehat, hanya memiliki luka di bagian samping dan pahanya.

"Kondisi bayi Alhamdulillah sehat, kami sudah melakukan penanganan dengan memberikan obat, mengoleskan salep pada luka bayi, memberikan susu dan ada warga yang memberikan bantuan perlengkapan bayi," jelasnya.