Perusahaan juga menambahkan, “Kami sedang mengalami gangguan pada pusat data dan tim sedang aktif bekerja untuk memperbaiki masalah tersebut.”
Baca Juga: Elon Musk Diproyeksi jadi Triliuner Pertama pada 2027, Prajogo Pangestu di 2028
Melansir Liputan6, laporan sementara menyebutkan bahwa gangguan ini diduga berkaitan dengan insiden kebakaran di pusat data milik X yang berlokasi di Hillsboro, Oregon, Amerika Serikat.
Fasilitas tersebut diketahui merupakan pusat data mandiri yang digunakan untuk menunjang performa X sejak diambil alih oleh Elon Musk. Meskipun begitu, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak perusahaan apakah kebakaran tersebut menjadi penyebab utama gangguan pada fitur DM.
Masalah ini tak berhenti pada error teknis semata. Kehebohan makin membesar saat sebuah pernyataan dari insinyur perangkat lunak X memicu kepanikan baru.
