Mengutip laporan PhoneArena, awal mula kepanikan terjadi ketika seorang pengguna X melaporkan bug pada DM dan menandai salah satu insinyur. Tanggapan insinyur tersebut mengundang tanda tanya besar, “Halaman ini akan dihapus segera.”

Komentar tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa fitur DM akan dihapus dari X. Ketika pengguna lain mencoba mencari klarifikasi, insinyur yang sama memberikan pernyataan lanjutan, “Bukan seperti pesan permintaan, tetapi seluruh DM akan segera hilang.” Tanggapan ini langsung menyebar luas dan memancing berbagai spekulasi dari para pengguna X di seluruh dunia.

Banyak pengguna menyampaikan kekesalan dan protes mereka. Komentar seperti “Itu terdengar seperti ide yang buruk” hingga “Mengapa masih menggunakan Twitter jika begitu?” mendominasi percakapan di berbagai thread.

Kekhawatiran mereka didasari oleh pentingnya fitur DM dalam berkomunikasi secara privat di platform sosial tersebut.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, seorang karyawan X lainnya akhirnya memberikan klarifikasi. Menurutnya, pernyataan dari insinyur sebelumnya telah disalahartikan.