Yang sebenarnya dimaksud adalah adanya pembaruan pada halaman DM, baik dari sisi antarmuka pengguna maupun sistem backend-nya. Insinyur yang membuat pernyataan awal pun telah memperbarui postingannya untuk menjelaskan bahwa fitur DM tidak akan dihapus, melainkan sedang diperbarui.

Baca Juga: Elon Musk Akan Boyong 1 Juta Orang Tinggal di Mars, Tertarik Ikut?

Meski demikian, fitur DM masih belum dapat digunakan secara normal. Pengguna di berbagai wilayah termasuk Indonesia melaporkan bahwa pesan tidak bisa terkirim atau hanya menampilkan status loading terus menerus.

Beberapa pengguna juga melaporkan aplikasi menjadi lambat setelah mencoba membuka fitur DM.

Sementara itu, Elon Musk belum memberikan pernyataan langsung terkait kabar penghapusan DM atau penyebab error global ini.