“Itu aku langsung syok, aku masih kecil, mulut aku tiba-tiba dilumat-lumat. Itu rasanya aku langsung nangis,” katanya menyambung.

Dihantui rasa takut, Jessica yang saat itu masih belia hanya bisa terdiam dan tak berani memprotes tindakan tak pantas dari teman sang ayah.

“Tapi aku enggak bisa ngomong apa-apa karena aku takut kan,” kenangnya, seperti dikutip dari suara.com jaringan telisik.id, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: Wamen Transmigrasi Viva Yoga Dukung Pemkab Muna Bangun Pabrik Pakan Ternak dan Program Jagung

Sayangnya, ketika Jessica memberanikan diri untuk mengadu, ceritanya justru dianggap angin lalu dan tidak dipercayai oleh kedua orang tuanya.