Baca Juga: Peti Mayat Berusia 400 Tahun Asal Kolaka Utara Masih Tersimpan Utuh di Museum Sulawesi Tenggara
Diketahui beberapa hari sebelum penemuan mayat itu, masyarakat setempat mengeluhkan aroma tidak sedap yang disinyalir berasal dari pantai. Warga mengira itu hanya bau bangkai biasa.
"Memang beberapa hari yang lalu selalu tercium aroma bangkai, kita pikir bangkai kucing tapi baunya menyengat. Hingga ditemukan mayat ini, sepertinya sudah beberapa hari terdampar di situ," ungkap salah satu warga Kondowa, Wa Hasa.
Kini korban telah dibawa ke kediamanya untuk dikebumikan dengan layak. Keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban dan sudah melaksanakan tahlilan hari ke-7. (A)
Penulis: Febriyani
