Lebih lanjut, kata Irma, melalui edukasi kesehatan reproduksi, gizi, dan penyiapan kehidupan berkeluarga, skrining, edukasi, dan pendampingan catin/calon PUS untuk memastikan setiap catin berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil.

Strategi Pencegahan Stunting dari hulu diimplementasikan dalam bentuk “Aplikasi Elsimil” atau Elektronik Siap Nikah dan Hamil yang berfungsi sebagai alat skrining untuk mendeteksi faktor risiko pada catin.

Kendala yang dihadapi selain aplikasi Elsimil yang terkendala jaringan, kendala di lapangan calon pengatin biasanya datang mendadak untuk diperiksa lingkar lengan atas dan hemoglobinnya.

Pada kesempatan yang sama, Sitti Fathonah selaku Plt. Program Manager Satgas Percepatan Penurunan Stunting Nasional juga mempertanyakan kendala dan hambatan apa saja yang ditemukan oleh TPPS di wilayah desa terkait, dalam kesempatan diskusi bersama TPK Desa Kaongkeongkea.

Baca Juga: Kemenparekraf Siap Promosikan Kaghati Kolope Muna di Luar Negeri