Oleh karenanya Salah mengatakan Sir Tony bertanggung jawab secara pribadi karena menyebabkan kematian yang tak terhitung jumlahnya.
Baik nyawa warga sipil ataupun prajurit. Kritik semakin besar untuk Sir Tony karena kegagalan AS untuk menemukan senjata pemusnah massal yang menjadi alasan nyata untuk invasi ke Irak.
Baca Juga: Ternyata Al-Qur'an Tertua di Dunia Ada di Inggris dan Jerman, Masih Bisa Dibaca Hingga Sekarang
Sir Tony percaya bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal. Namun tidak ada yang bisa membuktikannya.
Namun akibat dari invasi itu sungguh mengerikan. Ratusan ribu nyawa melayang, serta ketidakstabilan dan kekacauan yang berkelanjutan di negara itu.
