Tindakan pasukan Inggris mendapat kecaman dari Pengadilan Kriminal Internasional dengan klaim "pembunuhan yang disengaja" dan "tuduhan yang kredibel tentang penyiksaan dan pemerkosaan".
Dan Sir Tony pernah berkata bahwa dia “tidak dapat menyesali” keputusan untuk mendukung perang di Irak.
Padahal jutaan nyawa warga Irak telah tercabik-cabik dan kesedihan seumur hidup mereka tidak akan pernah bisa diperbaiki. Sebuah negara yang dulu diselimuti oleh warisan Alkitab kuno, sekarang semuanya hancur. (C)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Haerani Hambali
