"Saat ini hampir dua tahun terakhir bertahap kita perbaiki beberapa gedung koleksi dengan tujuan Museum tidak sejak dikunjungi anak sekolah dan mahasiswa tetapi juga masyarakat umum bisa datang dan berkunjung melihat apa saja yang di Museum itu," tutur Yusmin.

Sementara itu, Kepala Museum dan Taman Budaya Sultra, Laudin mengatakan, kegiatan Lomba Cerdas Cermat Museum bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi generasi muda tentang sejarah dan kebudayaan nasional.

Menurut Laudin, lomba sebagai cara mendekatkan Museum kepada masyarakat khususnya bagi generasi muda, dan menjalin kerja sama sinergi pembinaan kebudayaan yang ada di Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara secara umum.

Kadis Dikbud, Yusmin, bersama peserta lomba cerdas cermat dan guru pendamping. Foto: Nabila/Telisik

 

Peserta yang dinyatakan sebagai juara pertama akan mewakili Sulawesi Tenggara pada lomba cerdas cermat tingkat nasional bulan September 2024 di Jakarta.