"Akan dibuatkan surat teguran kalau betul dia melanggar dan kalau tidak diindahkan maka kita akan tutup karena sudah ada surat pernyataannya," tambahnya.

Baca juga: Saemu Alwi Di-nonjob?

Sementara itu Public Relation Claro Kendari, Richy menuturkan, kegiatan yang dilakukan itu sama dengan awal dibukanya kembali Liquid, kebetulan saja eventnya malam itu banyak diminati pengunjung.

"Kita nggak sama sekali membuat event di tengah pandemi yang viral seperti ini. Kalau masalah pembatasan sosial bicara tempat nongkrong atau night club, Liquid bukan saja tempat yang satu-satunya membuat kerumunan orang," tuturnya.

Lanjut Richy, untuk protokol kesehatan tetap dijalankan pada orang yang akan masuk di area Liquid.