Baca juga: DPRD Sultra Bakal Evaluasi Keputusan Forkopimda Terima 500 TKA China
“Kalau kita bicara COVID-19 ini kita tinggal menjaga saja, kan ada protokol kesehatan COVID-19. Masa karena COVID-19 terus tidak ada orang yang kerja, semua mati kelaparan kalau tidak kerja. Apalagi sekarang sudah new normal,” ujarnya.
Gubernur Ali Mazi menegaskan, dirinya sebagai pemerintah wajib memberikan jaminan keamanan bagi investor yang ada di wilayah Sultra guna menjaga harmonisasi antara pemerintah dan pihak investor, apa lagi PT VDNI merupakan investor dengan jumlah investasi yang sangat besar yakni mencapai Rp 40 triliun.
"APBD hanya Rp 4 triliun, maka dari itu kita harus jaga mereka, kan mereka sudah memenuhi persayaratan yang berlaku di negara kita, jadi tidak ada alasan untuk kita tolak," ujarnya.
Terkait persetujuan DPRD Sulawesi Tenggara, Gubernur Ali Mazi mengaku akan membahas lebih lanjut dengan DPRD, bahkan dengan tegas mengatakan jika DPRD Sultra tidak ada alasan untuk menolak kedatangan para TKA.
