JAKARTA, TELISIK.ID – Jelang pemungutan suara Pilpres 2024, gelombang protes lewat petisi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang mengkritik ketidaknetralan Presiden Joko Widodo terus berdatangan. Hari ini, Sabtu (3/2/2024), Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung menyusul menyampaikan sikap yang sama.

Informasi yang diterima Telisik.id, pernyataan sikap Unpad akan dibacakan hari ini sekitar pukul 09:00 WIB di gerbang utama Kampus Unpad di Dipati Ukur, Bandung. Informasi ini juga telah beredar luas di berbagai media sosial.

Sejumlah petinggi Unpad yakni Rektor, Rina Indiastuti;  Ketua Senat Akademik, Ganjar Kurnia; dan Ketua Dewan Profesor, Arief Anshory Yusuf direncanakan menghadiri penyampaian petisi. Selain itu, beberapa guru besar dan dosen juga diperkirakan hadir, antara lain Susi Dwi Harijanti, Bagir Manan, Erri Noviar Megantara, dan Atip Latipulhayat.

Penyampaian petisi oleh civitas akademika Unpad ini diformat sebagai aksi ‘Pembacaan Seruan Padjadjaran oleh Civitas Akademika Universitas Padjadjaran’. “Selamatkan negara hukum yang demokratis, beretika, dan bermartabat,” demikian pesan undangan terbuka dari Unpad, Jumat (2/2/2024) malam.

Unpad melihat adanya ketidakpatutan dalam bernegara, melalui pelanggaran etika, dan pencederaan nilai-nilai fundamental demokrasi yang terkandung di dalam UUD 1945.