MANGGARAI, TELISIK.ID - Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Kupang, NTT merilis data terbaru terkait gempa susulan yang terjadi di Timur Laut Manggarai, Senin (21/2/2022) malam hingga Selasa (22/2/2022) pagi.

Kepala BMKG Kupang, Margiono dalam releasenya mengatakan bahwa gempa susulan tersebut terjadi berturut-turut selama 89 kali, baik yang dirasakan maupun yang tidak dirasakan.

Menurutnya, dari 89 gempa susulan itu hanya 3 kali yang dirasakan dengan magnitudo 5.8, 5.1 dan 4.6.

Hingga saat ini pihaknya terus merilis data terbaru terkait gempa susulan.

Sementara itu pasca gempa, warga di pesisir pantai Kecamatan Reok tetap beraktivitas seperti biasa, baik yang berprofesi sebagai pegawai, TNI Polri, petani, nelayan, swasta, dokter, perawat, BUMN, BUMD, hingga tukang ojek dan buruh.