Sementara itu, Jamil Sarijal salah seorang nelayan di Kecamatan Reok juga mengaku masih beraktivitas seperti biasa pasca gempa, karena memang tidak terjadi gelombang tsunami berdasarkan data BMKG yang ia dapat.

"Gempa susulan memang terjadi terus sepanjang malam, tetapi hari ini saya tetap berani melaut dan melakukan aktivitas seperti biasa di atas perahu karena sudah ada imbauan katanya tidak terjadi tsunami," tutur Jamil.

Hal serupa juga disampaikan seorang penjual ikan, Elfridus Adi Gunawan. Ia mengatakan bahwa dirinya masih melakukan aktivitas seperti biasanya pasca gempa.

"Waspada sih waspada tapi aktivitas menjual ikan tetap saya lakukan demi kebutuhan hidup," ujar Elfridus.

Ia juga mengaku sempat panik dengan gempa yang terjadi semalam. Pasalnya, ada tiga kali yang guncangannya cukup besar hingga membuat ia dan keluarganya berlari keluar rumah.