“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Rudin.

Sampai pukul 19:10 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak terjadi aktivitas gempa susulan.

Namun, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Kemudian memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Sementara kepala BMKG Kota Kendari, Sugeng Widarko, mempersilakan masyarakat mengakses website resmi BMKG untuk memperoleh lebih jelas informasi terkait cuaca maupun gempa.