Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik  atau thrust-fault.

Berdasarkan analisis risiko, Kabupaten Mamuju Tengah termasuk daerah dengan kategori kelas bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi.

Baca juga: Anak Muda di Buteng Promosikan Destinasi Wisata Lewat Film

Sebanyak 5 kecamatan berada pada kawasan tersebut dengan luas risiko sekitar 39.000 hektar, sedangkan jumlah populasi yang terpapar bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi sebanyak 58.671 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati kepada Telisik.id (7/11/2020) mengatakan, setelah kejadian, BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamuju.