Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyebut bahwa operasi kemanusiaan terhambat oleh kondisi jalan yang tidak bisa dilewati. Beberapa wilayah masih terisolasi karena akses bantuan yang terbatas.
Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar, yang merupakan oposisi dari pemerintahan militer, mengumumkan gencatan senjata sementara di daerah terdampak gempa. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan dan penyelamatan korban.
Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan organisasi internasional dalam menangani dampak bencana ini.
Di Thailand, setidaknya 10 korban tewas dilaporkan akibat gempa, sementara ribuan orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Gempa besar ini menjadi pengingat bagi Indonesia yang juga memiliki 13 segmen megathrust yang berpotensi memicu gempa besar.
