Baca Juga: SK Senat Prof Santiaji Bermasalah, Penyaringan 3 Besar Calon Rektor UHO Ditunda
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai investasi hijau, ketahanan pangan berkelanjutan, hingga pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah untuk mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Rangkaian seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif, permainan edukatif, serta penyerahan sertifikat dan cenderamata kepada para narasumber yang telah memberikan materi kepada peserta.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman 200 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Nambo. Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis bibit mangrove dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara kepada Ketua GenBI Komisariat Universitas Halu Oleo.
Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan penanaman mangrove di titik-titik yang telah ditentukan.
