Krisis perempat usia, sebenarnya pernah dialami oleh generasi-generasi sebelumnya, namun pada generasi hari ini (baca: generasi Z) menjadi begitu berbeda masalahnya. Terbukanya keran informasi dan masifnya penggunaan media sosial yang menjadi masalahnya.
Krisis perempat usia, identik dengan sikap kita yang selalu membanding-bandingkan capaian orang lain terhadap capaian kita. Sikap ini yang dapat menimbulkan stres, galau dan mengakibatkan menurunnya produktifitas dan daya semangat kita.
Pada beberapa literatur yang mencoba membahas terkait krisis perempat usia, menjelaskan beberapa formula agar survive berada dalam badai krisis ini, setidaknya dapat menjadi penerang dan penuntun jalan kita generasi Z melewati masa-masa gelap kedepannya.
Daya Dorong dan Daya Tarik
Daya dorong adalah cerita yang coba ditarik kembali dalam ingatan kita di masa lalu, tentang kegagalan, kekecewaan atau bahkan kemiskinan. Daya dorong menjadi sebuah ketakutan di masa lalu, yang tidak ingin peristiwa itu kita alami lagi di masa depan.
