Penggunaan terbanyak pada masa pandemi adalah untuk online learning. Urutan kedua adalah untuk bermain games. Lalu ketiga adalah blogging, yang biasanya untuk segmen gen Z yang lebih tua. Lalu, ada job hunting untuk mereka yang baru lulus SMA atau kuliah. Dan kelima adalah akses video konten. Generasi Z yang berusia 10-15 tahun paling banyak bermain games. (Merdeka.com, 11 November 2020).
Baca juga: Bela Negara bagi Generasi Milenial Lewat Media Sosial
Dampak Gadget bagi Generasi Z
internet yang ibarat pedang bermata dua, memiliki dua sisi, yaitu sisi positif dan sisi negatif. Namun yang sangat disayangkan, penggunaan internet tidak saja membawa pengaruh kebaikan generasi Z, tetapi juga memberi dampak buruk.
Terlebih di masa pandemi, demi memutus penyebaran COVID-19, pembelajaran jarak jauh menjadi pilihan sistem pembelajaran. Via daring menjadi solusi pertemuan siswa dan guru. Saat pandemi, metode pembelajaran lebih banyak hanya sekadar pemberian tugas terus menerus, sehingga disibukkan dengan mengerjakan tugas-tugas, yang tak sedikit berujung pada stres.
