Mengurai Persoalan Generasi Z dan Gadget

Tak sekedar menyalahkan generasi Z.  Munculnya persoalan kecanduan gadget, aktifitas unfaedah, bahkan mengantar kepada kriminal akibat penggunaan gadget, tentu bukan tanpa sebab. Banyak faktor pemicu.

Pertama, sistem pendidikan yang menekankan capaian materi keilmuan dan lapangan kerja semata, menjadikan sistem pendidikan sekedar transfer ilmu dan beban tugas.

Agama tidak dijadikan sebagai landasan hidup. Maka wajar, jika generasi Z tidak memiliki prinsip hidup yang mampu memfilter sisi negatif internet dan efek buruk teknologi. Mungkin generasi bisa saja  produktif secara materi, tetapi lemah secara mental, mudah terpapar kecanduan dan stres.

Kedua, tidak optimalnya edukasi yang diperoleh dari keluarga di tengah arus liberalisme (paham kebebasan).   Minimnya pemahaman keluarga dan   tersibukkan mencari materi, demi bertahan hidup, menjadi penyebab hilangnya fungsi keluarga sebagai pendidik generasi.