"Insyaallah target kami Oktober tahun ini sudah ada produk olahan kakao yang dihasilkan. Untuk bahan baku kakao kita ambil dari petani, selanjutnya difermentasi, dikeringkan, hingga diolah jadi coklat," bebernya.

Sebelumnya, Disbunnak Kolut telah mengutus beberapa orang dari tiga lembaga koperasi di Kolut untuk mempelajari manajemen pengelolaan koperasi dan proses fermentasi kakao di Bali. Namun hanya sebatas pengelolaan lembaga dan fermentasi bukan pengolahan biji kakao. (C)

Reporter: Muh. Risal

Editor: Fitrah Nugraha