Ia mengakui bahwa masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan termasuk kaitannya dengan penolakan masyarakat.
“Kita harus bisa menjelaskan bagaimana panas bumi di Poco Leok nantinya akan dikembangkan dan dikelola. Membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita berupaya untuk memastikan masyarakat mendapat informasi tersebut secara lengkap, utuh dan akurat,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit menanggapi aksi penolakan warga Poco Leok terkait rencana pembangunan geothermal ini.
Ia mengatakan, pemerintah hadir dan bersedia mendengar serta menimbang berbagai suara pro kontra dari masyarakat.
Karena itu pemerintah putuskan untuk jalan ke tiap-tiap gendang. Tidak hanya mendengar suara-suara yang setuju tapi juga mendengar suara-suara yang tidak setuju.
