Perbedaan, sekat antar partai-partai, sesegera hilang dalam pertemuan tersebut. Asumsi yang menyeruak di publik, upaya menjalin koalisi menghadapi Pemilu 2024, ada pula yang menyatakan PKS mencoba membangun politik kebangsaan setelah politik identitas.
Di antara pertemuan-pertemuan partai politik yang dilakukan PKS, yang menarik perhatian publik adalah PKS gencar menemui mitra koalisi di pemerintahan, padahal PKS hanya tinggal menyisakan satu silaturahim lagi dengan PAN. Tulisan ini ingin menganalisis gerak politik PKS.
Kekhawatiran PKS
Pasca Pilpres 2019 lalu, PKS mengalami kenaikan perolehan suara dan kenaikan peringkat dan lolos parliamentary threshold. PKS sebelumnya hanya memperoleh 7,88 persen dengan peringkat ketujuh, menjadi 8,21 persen dengan peringkat keenam.
Tetapi, PKS mengalami problematika permasalahan secara internal dan dalam kiprah politik di level nasional. Secara internal, PKS mengalami kerapuhan partai secara institusi, setelah terjadinya perpecahan di level elite dengan munculnya partai baru bernama Partai Gelora Indonesia.
