Partai tentu saja harus turut berkompetisi dalam memperebutkan kekuasaan, apalagi Pemilu 2024 situasinya mirip dengan Pemilu 2014 lalu, tidak adanya calon petahana. Ini menunjukkan setiap calon memiliki peluang yang sama untuk dicalonkan/dipasangkan dengan asumsi terbukanya kesempatan empat pasangan calon.
Kans PKS untuk mengajukan calon tentu sama besarnya dengan partai-partai lain, untuk itu PKS mencoba mengambil langkah lebih awal dan cepat dalam membangun koalisi.
Wajar dan rasional, PKS memilih menggembar-gemborkan pertemuan dengan partai-partai pendukung pemerintah, selain karena mayoritas partai pendukung pemerintah merupakan partai-partai besar, juga karena partai di luar koalisi pemerintah seperti Partai Demokrat dan PAN masih melakukan konsolidasi internal untuk menghadapi pesaingnya dari partai baru yang terjadi akibat konflik internal.
Baca juga: Hikmah Polemik Kamus Sejarah Indonesia
Meski begitu, diyakini PKS akan melakukan safari Ramadan kepada semua partai-partai yang berada di parlemen, PAN diyakini akan di sambangi apalagi PKS dan PPP juga mendengungkan keinginan membangun poros Islam pada Pemilu 2024.
