Pj Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding memberikan sambutan. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

 

Program mandiri telur ini merupakan kolaborasi konsep dari tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan Disbunnak Kolaka Utara sebagai salah satu langkah menekan laju inflasi, mendorong kelompok peternak untuk mandiri, dan memastikan pasokan telur di Kolaka Utara stabil sehingga harga tetap normal.

"Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 198 juta, ini merupakan bagian dari basis percontohan desa mandiri telur," tukasnya.

Kata Ismail, selama ini pemerintah tidak memiliki program terkait kemandirian peyedian telur di Kolaka Utara Oleh karena itu, ke depannya program ini diharapkan mampu menyediakan pasokan telur secara mandir tanpa harus memasok telur dari wilayah Sulawesi Selatan.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding sangat mengapresiasi program itu. Menurutnya, pemerintah daerah harus senantiasa mengantisipasi fluktuasi harga telur yang kerap terjadi.