"Karena ini kan selaras dengan program pemerintah pusat dan juga pemerintah kota dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan harga," ujar Hermawati.

Sementara itu, salah satu distributor pangan, Aisyah, mengungkapkan bahwa tujuan mengikuti GPM adalah untuk membantu menstabilkan harga, agar harga-harga di pasaran tidak melambung tinggi.

Ia menyebut komoditas pangan yang dijual di pangan murah mayoritas di bawah harga pasar. Di antaranya komoditas telur ayam dijual Rp 45 ribu per rak, bawang merah Rp 36 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram (kg), bawang putih Rp 40 ribu per kg, gula pasir Rp 19 ribu per kg, dan komoditas lainnya di bawah harga pasar.

"Adanya pasar murah ini sangat membantu masyarakat, karena harga yang kami tawarkan di sini terjangkau dan lebih murah," ucap Aisyah. (A)

Penulis: Laode Muh. Faisal