“Saya mensupport inovasi adik-adik mahasiswa dan teman-teman yang dengan sukarela, dan hati yang ikhlas mau menjadi relawan dalam penanganan pemutusan mata rantai penularan virus Corona yang kini sedang melanda negeri kita yang kita cintai ini dan terkhusus di Pulau Kabaena,” katanya.
Kapolsek Kabaena, IPTU Andi Muh. Taufan, SH juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, menurutnya dengan adanya kotak steril tersebut, akan sangat membantu dan mempermudah Satgas dalam melaksanakan tugasnya demi memutus rantai penyebaran virus Corona ini.
Baca juga: Per 1 April 2020, 1.096 Status ODP, 15 Berstatus OTG
Sementara itu ketua Majelis Penasehat Organisasi (MPO) Himpunan Mahasiswa Kabaena (HMK - Makassar), Dion Permana mengaku, sebisa mungkin setiap elemen masyarakat harus saling melindungi satu sama lain dan melakukan pola hidup sehat serta mengurangi aktifitas luar rumah untuk sementara waktu selama pandemik COVID-19 belum mereda.
"Dengan segala keterbatasan bahan baik untuk pembuatan bilik maupun APD, kami dapat membuktikan bahwa, tidak sulit untuk memulai sesuatu terlebih demi kemaslahatan orang banyak. Konsepnya sederhana, tetapi tidak mengurangi fungsi dari alat tersebut, kami berharap masyarakat agar tidak keluar rumah dulu untuk sementara waktu terkecuali ada sesuatu yang memang mengharuskan keluar baru keluar," tegasnya.
