Namun, salah satu petani tomat dan cabe, Gede Radika mengatakan, masih membutuhkan beberapa bantuan dari pemerintah daerah.

"Kami butuh pupuk, alat bedeng dan sumber air bersih untuk perkebunan ini," ungkapnya.

Sehingga, pemerintah daerah dalam mengintervensi hal tersebut akan memberikan alsintan, saprodi, pupuk, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan petani.

"Pemda hadir untuk memberikan bantuan atas kekurangan yang dihadapi oleh petani," pungkas Bahri.

Kemudian, salah satu distributor tomat, Herman mengatakan, dalam proses panen tomat akan mendapatkan panen maksimal ketika telah masa panen kelima kali, jika di bandingkan dengan panen pertama.