Pahri mengungkap bahwa pekerjaan Gerbang Wisata Toronipa ini belum dilakukan serah terima dari pihak kontraktor ke Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara.
“Masih ada uang kontraktor sekitar Rp 6 miliar belum kita cairkan, akan kita serahkan jika semua kerusakan sudah dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Pahri menyebutkan bahwa anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk membangun Gerbang Wisata Toronipa sebesar Rp 32 miliar dan telah sesuai dengan spesifikasi.
“Penggunaan anggaran juga telah diperiksa dan direview oleh Inspektorat hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” katanya. (C)
Penulis: Sigit Purnomo
