Baca juga: Tiga Kali Rangkap Tugas, Bukti Luhut Menteri Segalanya
"Persoalan kepengurusan tentu mekanisme yang ada di MUI sudah diatur sedemikian rupa melalui formatur. Kita berharap yang duduk di MUI sekarang benar-benar bisa menjalankan amanah dan menampung aspirasi umat dan fatwa-fatwanya memang benar-benar ditunggu umat," katanya.
Persoalan siapa masuk dan tidak masuk itu ada mekanismenya dan itu hal yang biasa.
"Mungkin ini ada regenerasi, ada pergantian, ada yang baru, ada yang lama nggak masuk, itu biasa. Tapi kalau misalkan penyesuaian kepengurusan itu diidentikkan atau ditafsirkan karena persoalan suka-nggak suka atau pro-tidak pro dengan pemerintah, itu pasti menurut saya kurang tepat," sambungnya.
Lebih jauh, itu juga mengingatkan kembali alasan didirikannya MUI waktu dulu. Menurutnya, MUI didirikan sebagai penyejuk dan pemersatu umat.
