MANGGARAI, TELISIK.ID - Tidak hanya pemda, gereja di wilayah Nusa Tenggara Timur yakni Keuskupan Ruteng juga ikut menangani permasalahan stunting di wilayah itu. Hal tersebut menjadi tanda jika stunting menjadi perhatian serius gereja.
Pastor Paroki Katedral, Romo, Gaby Harim Pr mengatakan, gereja tahun-tahun belakangan ini aktif ikut tangani stunting bersama pemerintah.
“Mengapa? Karena stunting jadi masalah serius secara nasional. Semua harus secara bersama-sama menanganinya,” kata Romo Gaby, Sabtu (23/6/2023).
Baca Juga: Kolaka Utara Yakin Stunting Turun 14 Persen di 2024
Dikatakan, komitmen gereja tidak asal dilakukan. Tetapi, setelah ada MoU BKKBN Nusa Tenggara Timur dengan keuskupan-keuskupan di provinsi ini, beberapa waktu lalu agar ikut berkontribusi mengatasi stunting.
