KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pelayanan pengambilan obat bagi pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Djafar Harun kembali menjadi sorotan.

Dalam pandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kolaka Utara Tahun Anggaran 2026 yang penyampaiannya diwakilkan secara keseluruhan kepada Anggota Fraksi Partai Demokrat, Fathulla Hasyim.

Fraksi Gerindra menyampaikan kritik keras terkait lambannya layanan di loket farmasi yang kerap menimbulkan antrean panjang.

Fraksi Gerindra mengaku menerima banyak keluhan masyarakat, terutama pasien BPJS yang harus menunggu lama untuk mengambil obat. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kami meminta RSUD Djafar Harun segera menambah loket pengambilan obat. Antrean panjang yang terus terjadi tidak boleh dibiarkan, karena menyangkut pelayanan dasar bagi masyarakat,” tegasnya, Kamis (27/11/2025).